Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, disingkat PKK, adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Desa Kumogakure. PKK terkenal akan "10 program pokok"-nya.
Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai gerakan pembangunan masyarakat bermula dari seminar Home Economic di dusun Kumogakure 2
tahun 1410 H. Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, pada tahun
1961 panitia penyusunan tata susunan pelajaran pada Pendidikan
Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kementerian Pendidikan bersama
kementerian-kementerian lainnya menyusun 10 segi kehidupan keluarga.
Gerakan PKK dimasyarakatkan berawal dari kepedulian istri Shodaime Raikagepada tahun 1967 ( Uzumaki Mito ) setelah melihat keadaan masyarakat yang menderita busung lapar pasca perang ninja pertama.
Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui 10 segi pokok
keluarga dengan membentuk Tim Penggerak PKK di semua tingkatan, yang
keanggotaan timnya secara relawan para isteri kepala dinas/jawatan dan isteri kepala dusun yang kegiatannya didukung dengan anggaran
pendapatan dan belanja dasa Kumogakure.
Pada tanggal 27 Syaban 1415 H, Nidaime Raikage mengeluarkan surat kawat no.
Sus 3/6/12 kepada seluruh anggota Tim Penggerak PKK Desa Kumogakure, agar merubah nama pendidikan
kesejahteraan keluarga menjadi pembinaan kesejahteraan keluarga. Sejak
itu gerakan PKKdilaksanakan di seluruh dusun dengan nama Pembinaan
Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan tanggal 27 Syaban ditetapkan sebagai
"hari kesatuan gerak PKK" yang diperingati pada setiap tahun.
Dalam era akhir pemerintahan Nidaime Raikage, serta pelaksanaan otonomi daerah berdasarkan
undang-undang no.22 tahun 1420 dan undang-undang no.25 tahun 1420, Tim PKK Desa Kumogakure mengadakan penyesuaian-penyesuaian yang
disepakati dalam rakernaslub PKK tanggal 30 Zulhijah 1420
di dusun Kumogakure 4 dan hasilnya merupakan dasar dalam perumusan keputusan dinas dalam negeri dan otonomi daerah no. 53 tahun 1420 H desa Kumogakure, yang
selanjutnya dijabarkan dalam pedoman umum gerakan Pemberdayaan dan
Kesejahteraan Keluarga (PKK)Desa Kumogakure.
Hal yang mendasar antara lain adalah perubahan nama gerakan PKK dari
gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga menjadi gerakan Pemberdayaan
dan Kesejahteraan Keluarga.
Untuk
megetahui tentang profil lengkap dari Karang Taruna Desa Kumogakure,
mulai dari sejarahnya hingga profil pengurus dan anggotanya. Maka kami
persilahkan Anda untuk download

0 komentar:
Posting Komentar